nah, si juki keroyokan#9 ini kedatangan teman baru, yaitu pak guru inyong dia mau banyak cerita soal prosesnya dari mahasiswa sengsara menjadi pahlawan tanpa terima jasa.
setelah lama cuit-cuit soal bola di twitter dan membuat beberapa tulisan di blog, akhirnya gue dipercaya penerbit buat ngbekin buku sepak bola, sob. gue sudah macem komentator-komentator di TV! tapi, bukan komentator yang biasa-biasa aja dong, semua sisi bahasa gue pasti seru.
warna air adalah buku kedua dari trilogi warna karya kim dong hwa, dalam buku ini, ehawa yang cantik telah bertambah dewasa, sementara hubungan ibunya dengan si tukang gambar semakin serius,
warna tanah menceritakan kehidupan di dunia dari mata due generasi perempuan, ehwa gadis cilik yang tinggal bersama ibunya, janda di namwon.
ehwa yang telah menjelma wanita muda yang penuh percaya diri, kini berada dalam situasi yang dialami ibunya, menantikan kekasihnya, ibunya mengahrapkan kembalinya si tukang gambar, sementara ehwa memandang bulan yang sama dipandangi tunangannya, duksam, petani yang pergi ke laut untuk mencari peruntungan agar dapat menikahi ehwa.
dibalik gagahnya seorang ksatria, pasti ada sosok guru yang mendidik dan melatihnya dengan sabar dan gigih, seperti itulah kiranya shalahuddin al-ayyubi dan nuruddin zanki.
sebuah perkumpulan terdiri atas jack, burhan, udin dan tokoh aku, adalah orang-orang dengan pola pikir rasional, intelektual, kutu buku dengan literatur yang valid. tidak mudah puas, serta rasa ingin tahu yang tinggi.
Sepanjang sejarah dunia, ada banyak tokoh yang dikisahkan sebagai tukang bercanda, tokoh ini biasanya pintar-pintar bodoh, usil, atau sarsakis. namun sangat legendaris, contohnya dijerman ada tokoh till eulensipiegel, sementara di israel ada hershel ostropol dan ditimur tengah ada abu nawas.